Bullying adalah persoalan serius yang tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga di berbagai belahan dunia. Ia bukan sekadar perilaku nakal anak-anak, melainkan gejala dari ekosistem sosial yang tidak seimbang dan berakar pada faktor psikologis, kultural, hingga struktural. Buku ini mengupas bullying secara mendalam, mulai dari definisi, bentuk, penyebab, hingga dampak jangka panjangnya terhadap kesehatan mental, sosial, dan masa depan peserta didik.
Disusun berdasarkan pengalaman penulis sejak 1988 sebagai guru, buku ini menyajikan strategi intervensi yang aplikatif. Mulai dari program berbasis sekolah, pendekatan partisipatif siswa, hingga kebijakan nasional dan praktik baik dari negara-negara lain seperti Finlandia, Kanada, Inggris, dan Amerika Serikat. Semua itu memperlihatkan bahwa perubahan menuju sekolah aman dan inklusif adalah mungkin selama ada komitmen kolektif.
Ditujukan untuk guru, kepala sekolah, orang tua, mahasiswa, pembuat kebijakan, hingga masyarakat luas, buku ini menghadirkan panduan sekaligus refleksi bersama. Ia menjadi undangan untuk berdialog, beraksi, dan membangun budaya pendidikan yang lebih manusiawi—sekolah yang bukan hanya cerdas secara akademik, tetapi juga bijak secara sosial, melindungi martabat, serta menumbuhkan empati dan penghargaan terhadap keberagaman.







Ulasan
Belum ada ulasan.