Buku Industri Makna di Era Digital dalam Perspektif Mediamorphosis karya Prof. Dr. Ahmad Mulyana, M.Si dan Assoc. Prof. Dr. A. Rahman HI, MM, M.Si, CICS, hadir sebagai respons atas pergeseran fundamental dari industri budaya konvensional menuju industri makna yang semakin kompleks di era digital. Buku ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam bagaimana makna diproduksi, disirkulasikan, dan dikonsumsi dalam lanskap media yang terus berubah, dengan fokus pada transformasi yang didorong oleh teknologi digital. Target pembaca buku ini adalah akademisi, peneliti, mahasiswa pascasarjana di bidang ilmu komunikasi, media, sosiologi, dan ekonomi digital, serta para profesional yang terlibat dalam industri kreatif dan digital.
Melalui 16 bab yang terstruktur komprehensif, buku ini menguraikan konsep dasar industri makna, karakteristik era digital, dan secara khusus mengadopsi teori Mediamorphosis sebagai lensa analisis utama. Pembaca akan diajak memahami evolusi media, peran media digital sebagai ruang industri makna, aktor-aktor kunci, hingga fenomena komodifikasi makna, peran algoritma, dan partisipasi audiens. Buku ini juga membahas isu-isu krusial seperti krisis makna (disinformasi, hoaks), ekonomi politik industri makna, serta etika yang melingkupinya. Pendekatan interdisipliner yang menggabungkan teori komunikasi, sosiologi, dan ekonomi digital menjadi nilai tambah, memberikan pemahaman holistik yang jarang ditemukan dalam literatur sejenis.
Sebagai kontribusi utama, buku ini tidak hanya memetakan lanskap industri makna yang dinamis, tetapi juga menawarkan kerangka analisis Mediamorphosis yang kuat untuk memahami interkoneksi antara media lama dan baru dalam membentuk realitas sosial. Buku ini memberikan wawasan kritis mengenai tantangan dan peluang di masa depan industri makna, termasuk implikasi kecerdasan buatan. Dengan kedalaman analisis dan cakupan materi yang luas, buku ini sangat layak dijadikan referensi esensial bagi siapa pun yang ingin memahami secara mendalam dinamika produksi dan konsumsi makna di era digital, serta implikasinya terhadap peradaban kontemporer.







Ulasan
Belum ada ulasan.