Sepanjang sejarahnya, Indonesia senantiasa dihadapkan pada tantangan krisis karakter. Dalam perspektif Islam, pendidikan karakter sejatinya telah ada sejak diturunkannya ajaran Islam seiring diutusnya para Nabi. Pendidikan karakter dalam Islam merujuk langsung pada sifat-sifat mulia para Nabi yang dikenal sebagai Karakter Nubuwwah, yaitu Shiddiq, Amanah, Tabligh, dan Fathanah. Kehadiran karakter Nubuwwah ini diyakini mampu menjadi solusi tuntas atas berbagai problematika degradasi moral bangsa. Untuk mengimplementasikannya secara efektif, penanaman karakter Nubuwwah perlu diterapkan secara sinergis melalui tiga pilar lingkungan pendidikan atau yang oleh Ki Hajar Dewantara disebut sebagai Tri Pusat Pendidikan, yakni lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.
Buku ini mengupas secara mendalam konsep pendidikan karakter Nubuwwah sebagaimana tercermin langsung dalam sumber utama ajaran Islam, yaitu Al-Qur’an dan Hadis. Tidak hanya memaparkan landasan teoretis, buku ini juga menyajikan kisah-kisah inspiratif dari para Nabi dan umat terdahulu yang dapat dijadikan teladan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Dengan cakupan tersebut, buku ini sangat relevan dan penting bagi pendidik, mahasiswa, orang tua, maupun masyarakat luas yang ingin menggali inspirasi dari warisan Nubuwwah guna membangun generasi bangsa yang berakhlak mulia dan berintegritas tinggi.








Ulasan
Belum ada ulasan.