Buku ini berisi kumpulan qoute (kata bijak) berbahasa Jawa yang merupakan hasil perenungan penulis, dengan melihat peristiwa di sekitarnya dan fenomena yang terjadi di masyarakat. Ada beberapa jenis kata bijak yang disajikan dalam buku ini, diantaranya kata bijak tentang kehidupan, kata bijak inspiratif, kata bijak pembangkit motivasi, kata bijak religius dan kata bijak bagi para pendidik.
Melalui perenungan dan pengalaman hidup mengarungi bahtera rumahtangga lebih dari 30 tahun, penulis mencoba membagikan nasihat sekaligus pengingat diri. Seperti pada kata bijak ke-3.
Tresna ora njiret ati loro dadi sawiji. Krana tresna ora kepareng meksa pepinginaning ati kudu padha ing antarane siji lan sijine. Wong kang ambangun brayat agung, kudu legawa nampa kekurangane
Yang mengandung makna bahwa, Cinta tidak mengikat dua hati menjadi satu. Karena cinta tidak boleh memaksakan keinginan harus sama satu dengan yang kain. Orang yang membangun rumahtangga harus rela menerima kekurangan pasangan.








Ulasan
Belum ada ulasan.