Buku ini mengeksplorasi secara komprehensif potensi transformatif teknologi finansial atau fintech dalam ekosistem pendidikan teknis dan kejuruan (Technical and Vocational Education and Training/TVET). Melalui enam belas bab yang tersusun sistematis, pembahasan dimulai dari fondasi konseptual tentang TVET dan tantangannya di era digital, pengenalan ekosistem fintech global, serta konsep sistem informasi pendidikan yang menjadi prasyarat integrasi teknologi keuangan. Buku ini kemudian mendalami model adopsi fintech di institusi TVET, dampaknya terhadap siswa dan lulusan, kebutuhan infrastruktur teknologi, aspek keamanan data dan privasi, hingga dampak sosial dan ekonomi yang melampaui batas-batas institusi. Dengan menghadirkan studi kasus dari berbagai negara seperti Kenya, India, Brasil, Singapura, Jerman, Australia, dan Korea Selatan, buku ini memberikan perspektif komparatif yang kaya tentang bagaimana prinsip-prinsip integrasi fintech dan pendidikan vokasi diterjemahkan ke dalam praktik di konteks yang beragam.
Keunggulan buku ini terletak pada pendekatannya yang tidak hanya bersifat teoretis tetapi juga menyajikan panduan implementasi yang dapat ditindaklanjuti. Pembahasan mencakup strategi implementasi bertahap, peran multidimensi pemerintah dari regulasi hingga pembiayaan infrastruktur, penerapan fintech dalam inti proses pembelajaran termasuk model blended learning dan micro-credentials, kerangka evaluasi keberhasilan yang komprehensif, visi masa depan yang mencakup kecerdasan buatan dan blockchain, serta model kolaborasi antara penyedia fintech dan institusi pendidikan. Buku ini menegaskan bahwa adopsi fintech bukan sekadar implementasi teknologi melainkan transformasi organisasional yang menyeluruh, memerlukan kepemimpinan yang kuat, kesiapan sumber daya manusia, ekosistem kolaboratif, dan komitmen berkelanjutan dari seluruh pemangku kepentingan.
Ditujukan bagi pimpinan institusi TVET, pembuat kebijakan, praktisi fintech, akademisi, peneliti, dan seluruh pemerhati pendidikan vokasi, buku ini hadir sebagai referensi yang mengisi kekosongan literatur tentang integrasi teknologi keuangan digital dalam pendidikan vokasi, khususnya dalam konteks Indonesia dan negara-negara berkembang. Dengan visi tentang TVET yang inklusif, efisien, dan terintegrasi digital, buku ini mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memandang fintech bukan sebagai ancaman atau beban tambahan melainkan sebagai enabler yang membuka jalan bagi pendidikan vokasi yang lebih berkualitas, lebih terjangkau, dan lebih relevan dengan tuntutan ekonomi digital abad kedua puluh satu.








Ulasan
Belum ada ulasan.