Novel ini menelusuri perjalanan sebuah keluarga perantau Arab dari Hadramaut yang hijrah ke Nusantara pada awal abad ke-19. Lebih dari sekadar catatan sejarah keluarga, karya ini menghadirkan denyut pengalaman lintas generasi, pergulatan identitas, dan benturan nilai yang mewarnai kehidupan mereka.
Berasal dari kisah yang dituturkan ayahanda penulis tentang kakek dan buyut, cerita ini diolah menjadi fiksi naratif yang menyentuh, tetap menghormati nilai historis, dan memberi ruang untuk refleksi. Novel ini mengajak pembaca merenungi hubungan antara identitas, iman, dan zaman, serta menyerap hikmah dari perjalanan para pendahulu.
Meskipun tokoh dan peristiwa dalam cerita dapat berakar pada kenyataan, seluruhnya difiksikan agar menyampaikan pesan dan perenungan yang lebih dalam. Karya ini menjadi jembatan bagi generasi masa kini untuk menghargai sejarah, pengalaman, dan nilai-nilai kehidupan yang membentuk keluarga dan masyarakat.








Ulasan
Belum ada ulasan.