Puasa merupakan ibadah fundamental dalam Islam yang tidak hanya berdimensi ritual, tetapi juga mengandung nilai spiritual, moral, sosial, dan kemanusiaan yang luas. Disyariatkan sebagai sarana penyucian jiwa, pembinaan akhlak, dan pembentukan ketakwaan, puasa memiliki karakter komprehensif dan relevan sepanjang zaman. Oleh karena itu, pemahaman tentang puasa perlu dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya dari sisi fiqih normatif, tetapi juga dengan mempertimbangkan konteks kehidupan manusia yang utuh.
Buku Syariat Puasa: Tinjauan Empat Mazhab dan Perspektif Spiritual, Kesehatan, Psikologis, dan Ekonomi membahas puasa berdasarkan Al-Qur’an dan Sunnah Nabi ﷺ serta pandangan ulama empat mazhab—Hanafi, Maliki, Syafi‘i, dan Hanbali—yang menjelaskan rincian hukum, perbedaan pendapat, dan landasan ijtihad dalam pelaksanaan puasa. Pembahasan fiqih ini dipadukan dengan kajian spiritual, kesehatan medis, psikologis, dan ekonomi untuk menunjukkan bahwa puasa menyentuh dimensi jasmani, ruhani, dan sosial secara seimbang.
Selain itu, buku ini juga mengulas praktik puasa di berbagai negara serta membandingkannya dengan tradisi puasa dalam agama-agama lain, bukan untuk menyamakan konsep, melainkan untuk menegaskan keunikan puasa dalam Islam dari sisi tauhid, niat ibadah, keseimbangan syariat dan hakikat, serta dampaknya bagi kehidupan individu dan masyarakat. Dengan pendekatan komprehensif dan kontekstual, buku ini diharapkan menjadi rujukan bagi pembaca yang ingin memahami puasa secara lebih utuh dan mendalam.







Ulasan
Belum ada ulasan.