Di tengah disrupsi global eksponensial dan momentum bonus demografi, tata kelola institusi pendidikan formal dituntut melakukan reorientasi paradigma luaran kelulusan secara radikal agar tidak melahirkan bencana sosio-ekonomi berupa pengangguran terdidik. Buku referensi Strategi Manajemen Entrepreneurship Education hadir mendobrak reduksionisme konseptual yang selama ini memandang pendidikan kewirausahaan sebatas mata kuliah elektif pelengkap atau seremonial bazar tahunan mahasiswa belaka.
Berbeda dengan mayoritas literatur konvensional yang menitikberatkan analisis pada dimensi psikologis individual, buku ini menawarkan kebaruan ilmiah (scientific novelty) dengan membedah pendidikan kewirausahaan dari perspektif tata kelola kelembagaan terintegrasi. Melalui pendekatan lintas disiplin yang komprehensif, penulis menyintesiskan teori Manajemen Bisnis—seperti Resource-Based View (RBV) dan Dynamic Capabilities—dengan ilmu Manajemen Pendidikan untuk membangun arsitektur organisasi pendidikan yang tangkas (agile), proaktif, inovatif, dan akuntabel.
Disusun secara sistematis ke dalam 14 bab, buku ini menyajikan peta jalan teoretis sekaligus panduan operasional praktis. Pembahasan bergerak dari rekayasa kurikulum lintas disiplin, implementasi kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), model pedagogi kontemporer berbasis experiential learning (PjBL dan PBL), hingga manajemen inkubator bisnis kampus dan hilirisasi riset akademik. Pengelolaan Teaching Factory (TEFA) pada pendidikan vokasi serta strategi menghadapi disrupsi teknologi masa depan melalui Artificial Intelligence (AI) dan Big Data turut dikupas secara mendalam.
Buku ini merupakan rujukan otoritatif bagi para rektor, dekan, kepala sekolah, direktur politeknik, dosen, serta pengambil kebijakan tingkat kementerian. Inilah kompas konseptual andal untuk mentransformasikan lembaga pendidikan menjadi rahim utama lahirnya generasi lulusan pencipta lapangan kerja (job creator) yang membawa kemandirian bagi bangsa.







Ulasan
Belum ada ulasan.