Buku ini merupakan ringkasan dari karya Abdurrahman Hasan Habannakah yang berjudul Qawā‘id al-Amtsal li Tadabbur Kitābillāh ‘Azza wa Jalla, yang membahas kaidah-kaidah dalam mentadabburi Al-Qur’an. Disusun untuk memudahkan pembaca, khususnya pemula, buku ini menghadirkan inti pemikiran dari kitab asli yang dinilai cukup kompleks dalam penyajiannya, sehingga lebih mudah dipahami tanpa menghilangkan esensi dari setiap kaidah yang disampaikan.
Melalui metode peringkasan (talkhish), penulis mengidentifikasi poin-poin penting dari setiap kaidah, kemudian menyusunnya kembali dalam bentuk yang lebih ringkas, padat, dan sistematis. Selain itu, buku ini juga dilengkapi dengan terjemahan, komentar (ta‘liq), serta penjelasan tambahan dari para ulama tafsir terhadap ayat-ayat yang dijadikan contoh. Dengan demikian, pembaca tidak hanya memahami kaidah secara teoritis, tetapi juga dapat melihat penerapannya secara langsung dalam ayat Al-Qur’an.
Buku ini memuat 27 kaidah tadabbur yang menjadi dasar dalam memahami Al-Qur’an secara lebih mendalam. Meskipun demikian, penulis memandang bahwa kajian ini bukanlah batas akhir, melainkan bagian dari upaya awal untuk membuka ruang pengembangan studi tadabbur Al-Qur’an yang lebih luas. Diharapkan, buku ini dapat menjadi referensi yang bermanfaat bagi mahasiswa, peneliti, dan masyarakat umum dalam meningkatkan kualitas interaksi dengan Al-Qur’an, serta tetap berpegang pada kaidah tafsir yang telah ditetapkan oleh para ulama dan ijma’ salafus shalih.








Ulasan
Belum ada ulasan.