Buku Perlindungan Anak dalam Kontrak Kerja Atlet: Model Hukum Berkeadilan dalam Perspektif Undang-Undang Cipta Kerja membahas secara mendalam kerentanan anak yang terlibat dalam olahraga prestasi dan kebutuhan akan perlindungan hukum yang komprehensif. Anak sebagai atlet sering menghadapi tekanan fisik dan mental yang tinggi serta risiko eksploitasi, terutama ketika berhadapan dengan kontrak kerja atau hubungan formal dengan klub dan organisasi olahraga. Buku ini hadir untuk menjelaskan posisi hukum anak dalam konteks tersebut dan memberikan pemahaman mengenai pentingnya pendekatan hukum yang berperspektif hak anak.
Dengan mengintegrasikan kerangka hukum internasional seperti Konvensi Hak Anak (CRC) dan Konvensi ILO, serta regulasi nasional termasuk Undang-Undang Perlindungan Anak, Undang-Undang Keolahragaan, dan Undang-Undang Cipta Kerja, buku ini menunjukkan adanya kesenjangan regulasi yang berdampak pada perlindungan atlet anak. Permasalahan seperti status hukum yang tidak jelas, ketiadaan batasan jam latihan, dan lemahnya mekanisme pengawasan menjadi isu utama yang perlu segera dibenahi. Melalui analisis yang sistematis, buku ini menawarkan landasan teoretis untuk harmonisasi hukum yang lebih adil dan efektif.
Sebagai gagasan solutif, buku ini mengusulkan model kontrak kerja berkeadilan bagi atlet anak yang menempatkan prinsip best interests of the child sebagai landasan utama. Model ini menekankan keseimbangan antara pencapaian prestasi, kebutuhan pendidikan, kesehatan, serta jaminan perlindungan dari eksploitasi. Melalui pendekatan yang aplikatif dan dapat diterapkan di berbagai organisasi olahraga, buku ini menjadi rujukan penting bagi pembuat kebijakan, akademisi, praktisi hukum, pengelola klub, pelatih, dan orang tua. Karya ini diharapkan mampu mendorong terciptanya ekosistem olahraga nasional yang aman, etis, dan berkeadilan bagi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.








Ulasan
Belum ada ulasan.