Buku Pengembangan Media Edukasi Berbasis Web Dalam Upaya Meningkatkan Kepatuhan Minum Tablet Tambah Darah dan Kadar Feritin Remaja Putri menghadirkan kajian komprehensif mengenai solusi ilmiah dan praktis dalam mengatasi permasalahan Anemia Defisiensi Besi (ADB) pada remaja putri. Buku ini membahas tantangan rendahnya kepatuhan konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) akibat keterbatasan edukasi konvensional yang bersifat satu arah, serta menawarkan pendekatan inovatif melalui integrasi teknologi digital, teori perubahan perilaku, dan pemantauan biomarker kesehatan. Pembahasan diawali dengan kajian epidemiologi anemia pada remaja putri, faktor biologis yang meningkatkan risiko, serta dampaknya terhadap perkembangan kognitif, prestasi akademik, produktivitas, dan risiko kesehatan reproduksi di masa depan.
Buku ini juga menguraikan aspek biokimia dan fisiologi metabolisme zat besi, termasuk peran hormon hepcidin dalam mengatur keseimbangan zat besi tubuh serta pentingnya pemeriksaan kadar feritin sebagai indikator cadangan besi. Penulis menjelaskan bahwa pemeriksaan hemoglobin saja belum cukup untuk mendeteksi defisiensi besi pada tahap awal, sehingga kadar feritin serum menjadi parameter penting dalam mengevaluasi keberhasilan suplementasi TTD. Dari perspektif perilaku kesehatan, buku ini membahas berbagai faktor yang memengaruhi kepatuhan remaja dalam mengonsumsi TTD, seperti efek samping, persepsi risiko, motivasi, dan lingkungan sosial, kemudian mengintegrasikan teori Health Belief Model (HBM) dan Social Cognitive Theory (SCT) sebagai dasar pengembangan intervensi digital.
Bagian utama buku membahas proses pengembangan media edukasi berbasis web dengan pendekatan User-Centered Design (UCD) dan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Pembaca diberikan pemahaman mengenai perancangan modul edukasi interaktif, fitur pemantauan konsumsi TTD (digital tracking), sistem pengingat otomatis, serta penerapan gamifikasi yang sesuai dengan karakteristik remaja generasi digital. Selain itu, buku ini menjelaskan aspek teknis seperti desain responsif, aksesibilitas, keamanan data kesehatan, dan evaluasi efektivitas media melalui penelitian ilmiah untuk melihat pengaruhnya terhadap peningkatan kepatuhan minum TTD dan perubahan kadar feritin serum.
Pada bagian akhir, buku ini menyajikan strategi implementasi berkelanjutan melalui integrasi media edukasi web dalam program kesehatan sekolah, UKS, layanan puskesmas, serta pemberdayaan kader remaja (peer educators). Buku ini menjadi referensi penting bagi akademisi, mahasiswa, tenaga kesehatan, peneliti, dan pengambil kebijakan yang ingin memahami penerapan teknologi digital dalam intervensi kesehatan masyarakat. Dengan pendekatan berbasis bukti, buku ini menunjukkan bahwa kombinasi antara ilmu gizi, biokimia, perilaku kesehatan, dan inovasi teknologi dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan kepatuhan konsumsi TTD serta mencegah anemia pada remaja putri secara berkelanjutan.







Ulasan
Belum ada ulasan.