Buku “Pendidikan Jiwa di Era Disrupsi: Model Pembelajaran Akhlak Tasawuf untuk Generasi Z” hadir sebagai kajian tentang pentingnya pendidikan spiritual dan pembentukan karakter di tengah perubahan digital yang semakin cepat. Generasi Z yang tumbuh dalam lingkungan teknologi menghadapi berbagai tantangan, seperti banjir informasi, ketergantungan digital, krisis identitas, serta melemahnya kedalaman spiritual. Perkembangan teknologi yang pesat membutuhkan keseimbangan melalui pendidikan jiwa yang mampu membangun kesadaran moral dan ketahanan batin.
Buku ini membahas secara mendalam konsep pendidikan jiwa melalui perspektif akhlak tasawuf sebagai pendekatan yang relevan untuk menjawab persoalan generasi modern. Kajian dalam buku ini mencakup analisis krisis spiritualitas Generasi Z, dasar epistemologi akhlak tasawuf, bentuk penyakit hati di era digital, serta pengembangan model pembelajaran yang aplikatif dalam konteks pendidikan Islam.
Melalui integrasi konsep klasik tasawuf takhalli, tahalli, dan tajalli dengan pendekatan pedagogi kontemporer, buku ini menawarkan model pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada aspek pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan kepribadian dan kedalaman spiritual. Nilai-nilai utama seperti shidiq (kejujuran), amanah (tanggung jawab), tabligh (menyampaikan kebaikan), dan fathanah (kecerdasan) menjadi fondasi moral bagi Generasi Z dalam menghadapi dinamika kehidupan digital.
Buku ini menjadi referensi bagi pendidik, akademisi, mahasiswa, serta pemerhati pendidikan Islam yang ingin memahami strategi pembentukan karakter berbasis spiritualitas. Dengan pendekatan akhlak tasawuf, buku ini mengajak pembaca untuk membangun generasi yang mampu memanfaatkan kemajuan teknologi tanpa kehilangan nilai kemanusiaan, identitas diri, dan kedekatan kepada Allah SWT.








Ulasan
Belum ada ulasan.