Menuai Hikmah ini berisi 11 antologi cerpen yang didasari oleh kehidupan nyata dari penulis, teman, guru, dan kenalan penulis. Buku ini sangatlah berbeda dengan antologi lainnya, karena latar belakang penulis yang mengalami difabel netra semenjak lahir ke dunia. Masih menjadi hal yang umum, jika difabel dalam ragam apapun dipandang sulit untuk bisa sama dengan orang yang nondifabel. Ikhwan dan beberapa penulis lainnya mencoba membuktikan pada halayak, bahwa dalam karya tulis tak bisa membaca buku cetak biasa bukanlah halangan untuk berkarya.
Menuai Hikmah menjadi judul dari antologi cerpen ini, karena ini merupakan kumpulan dari pelbagai hikmah penulis, yang harapannya bisa didapatkan juga oleh para pembaca. Walaupun antologi ini sebagian besar adalah faksi penulis, namun layaknya sebuah cerpen, tentunya harus mencakup aturan penulisan cerpen yang harus memnuhi intrinsik dan ekstrinsik.








Ulasan
Belum ada ulasan.