MANIFESTO PECUNDANG: Fragmen Hidup yang Tak Masuk Kurikulum adalah sebuah refleksi jujur tentang sisi-sisi kehidupan yang sering terlupakan—kegagalan, kehilangan, kerentanan, dan kebingungan. Buku ini tidak merayakan kemenangan atau prestasi, melainkan memberi ruang bagi pengalaman “pecundang” yang justru membentuk manusia apa adanya.
Dengan gaya bahasa lugas, reflektif, dan kadang menyentil, penulis mengajak pembaca untuk meninjau ulang arti kalah, arti gagal, dan arti menjadi diri sendiri di tengah arus besar kehidupan. Dari ruang sunyi itu, lahir kekuatan untuk menerima, berdamai, dan kembali melangkah.
Lebih dari sekadar kumpulan fragmen, buku ini adalah cermin yang menyingkap realitas manusia dengan apa adanya. Ia memberi ruang kontemplasi, sekaligus mengajarkan bahwa kegagalan pun layak dipeluk sebagai bagian penting dari proses menjadi manusia.








Ulasan
Belum ada ulasan.