Industri kosmetik halal menghadapi tantangan yang semakin kompleks seiring meningkatnya tuntutan konsumen, persaingan bisnis, dan kewajiban sertifikasi halal. Dalam kondisi tersebut, sertifikasi halal tidak hanya menjadi bentuk pemenuhan regulasi, tetapi juga bagian penting dari strategi manajemen mutu untuk membangun keunggulan bersaing yang berkelanjutan.
Buku ini membahas integrasi Total Quality Management (TQM) dan Sistem Jaminan Halal sebagai pendekatan strategis dalam meningkatkan daya saing industri kosmetik. Berangkat dari penelitian empiris pada perusahaan kosmetik di Jawa Tengah, pembahasan mencakup penerapan manajemen mutu, sistem jaminan halal, serta keterkaitannya dengan kreativitas dan kinerja karyawan.
Selain menekankan kualitas produk dan kepatuhan terhadap standar halal, buku ini menempatkan sumber daya manusia sebagai faktor penting dalam menciptakan inovasi dan meningkatkan kinerja perusahaan. Integrasi kedua sistem tersebut juga dihubungkan dengan nilai-nilai maqashid al-shariah, sehingga pengelolaan industri tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga pada prinsip kemaslahatan.
Buku ini diharapkan menjadi referensi bagi akademisi, mahasiswa, praktisi industri kosmetik, dan pembuat kebijakan dalam memahami serta mengembangkan manajemen mutu berbasis halal. Melalui pendekatan yang integratif, buku ini menawarkan perspektif tentang pentingnya membangun industri kosmetik halal yang berkualitas, inovatif, kompetitif, dan berkelanjutan.







Ulasan
Belum ada ulasan.