KUASA RUANG DIGITAL & MEDIA SOSIAL

Rp200.000

PenulisAbu Tazid
Tahun TerbitFebruari 2026
Jumlah halaman239
Ukuran kertas15.5 x 23
Jenis kertasBookpaper
ISBN/No.Reg978-634-242-556-5
Kategori:

Buku referensi berjudul “Kuasa Ruang Digital & Media Sosial ” merupakan sebuah upaya intelektual yang ambisius untuk membedah anatomi peradaban manusia yang kini telah terintegrasi sepenuhnya dengan teknologi digital. Di tengah lautan informasi yang bergerak tanpa henti, buku ini hadir sebagai kompas teoretis yang membantu pembaca memahami bahwa layar gawai yang kita tatap setiap hari bukanlah sekadar alat komunikasi, melainkan gerbang menuju restrukturisasi total hubungan sosial, ekonomi, dan politik. Fokus utama karya ini adalah mengeksplorasi bagaimana “ruang digital” diproduksi secara sosial dan bagaimana “media sosial” bertindak sebagai agen utama dalam transformasi subjektivitas manusia di abad ke-21, khususnya dalam konteks sosiokultural Indonesia yang unik.

Melalui pendekatan sosiologi kritis, buku ini mengajak pembaca untuk melangkah melampaui euforia teknologi. Kita tidak lagi berbicara tentang internet sebagai utopia yang membebaskan secara mutlak, melainkan sebagai medan pertempuran kekuasaan yang sangat canggih. Penulis menyintesiskan pemikiran para raksasa sosiologi—dari dromologi Paul Virilio yang memperingatkan tentang politik kecepatan, hingga kolonialisme data Nick Couldry yang menyingkap penjajahan baru atas pengalaman hidup kita. Dengan bahasa yang analitis namun tetap aksesibel, buku ini membongkar mekanisme tersembunyi di balik algoritma, ekstraksi data, dan modifikasi perilaku yang kini mengendalikan pilihan-pilihan hidup kita tanpa kita sadari.

Bagi Indonesia, buku ini memiliki nilai strategis yang mendalam. Sebagai salah satu negara dengan pengguna media sosial terbesar di dunia, Indonesia sering kali menjadi laboratorium bagi kapitalisme pengawasan global. Buku ini membedah fenomena lokal seperti polarisasi politik, ekonomi pekerja gig, hingga krisis intimitas dalam keluarga dengan menggunakan pisau analisis sosiologis yang tajam. Pada akhirnya, naskah ini bukan sekadar koleksi teori, melainkan sebuah seruan untuk reklamasi kedaulatan digital. Ia menawarkan “Manifesto Kemanusiaan Digital” yang menempatkan martabat manusia di atas efisiensi algoritma, menjadikannya bacaan wajib bagi akademisi, mahasiswa, pembuat kebijakan, dan setiap warga negara yang ingin tetap merdeka di era kepungan Big Data.

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “KUASA RUANG DIGITAL & MEDIA SOSIAL”
Keranjang Belanja