Intermitten Fasting (IF) adalah metode pengaturan pola makan dengan berpuasa dalam jeda waktu tertentu, biasanya 16-24 jam. Metode ini semakin popular dan telah lama diterapkan di berbagai komunitas untuk bertujuan budaya, keagamaan, serta pernah digunakan sebagai metode penyembuhan penyakit.
Selama puasa intermitten fasting tubuh mengalami deficit kalori, yaitu asupan kalori yang lebih rendah yang dibutuhkan untuk mempertahankan berat badan dan Kesehatan. Manfaatnya meliputi penurunan berat badan, perbaikan kadar gula darah, menurunkan tekanan darah, dukungan untuk regeneraso sel, peningkatan Kesehatan jantung dan otak, fungsi kognitif yang lebih baik, tidur yang lebih nyenyak, ketahanan terhadap stress, pengurangan risiko, penuaan dini dan peningkatan sensitivitas insulin yang menurunkan risiko diabetes tipe 2.








Ulasan
Belum ada ulasan.