Buku “Ekonomi Politik Migrasi di Papua Menuju Perubahan Proses Akulturasi” lahir dari kepedulian mendalam terhadap persoalan Papua yang selama ini kerap dipandang hanya sebagai isu lokal. Padahal, dinamika sosial, politik, dan ekonomi di Papua sesungguhnya mencerminkan persoalan nasional yang menuntut pemahaman lebih jernih dan menyeluruh. Dengan menyoroti migrasi, transmigrasi, pelanggaran HAM, eksploitasi sumber daya alam, hingga pembangunan infrastruktur, buku ini mengungkap bagaimana proses pembangunan sering mengabaikan keunikan masyarakat Papua, memunculkan ketegangan identitas, dan menimbulkan pertanyaan mendasar tentang hak dan keberadaan orang Papua di tanahnya sendiri.
Melalui pendekatan ekonomi politik dan akulturasi budaya, buku ini mengajak pembaca untuk keluar dari stereotipe lama yang merendahkan orang Papua sebagai masyarakat terbelakang. Sebaliknya, Papua dipahami melalui sejarah peradaban dan kemampuan masyarakatnya menyesuaikan diri, bertahan, sekaligus menolak ketidakadilan dengan daya kultural yang kuat. Argumentasi yang disajikan menantang cara pandang konvensional, menegaskan bahwa masalah Papua bukan sekadar perbedaan geografis, melainkan persoalan hubungan kekuasaan antara pusat dan daerah yang memerlukan kesadaran baru dalam merumuskan kebijakan.
Ditujukan bagi pengambil kebijakan, generasi muda, akademisi, dan politisi, buku ini menjadi rujukan penting dalam merumuskan masa depan pembangunan Papua yang lebih adil dan manusiawi. Dengan semangat demokrasi dan otonomi daerah, buku ini menginspirasi lahirnya pemikiran segar untuk membangun hubungan harmonis antara pusat dan daerah, serta menumbuhkan penghargaan terhadap budaya Papua sebagai bagian utuh dari ke-Indonesiaan.a








Ulasan
Belum ada ulasan.