Dengan Diam Aku Katakan adalah kumpulan puisi yang menyuarakan hal-hal yang tak terucap, perasaan yang tertahan, dan makna yang tersembunyi di balik keheningan. Dalam tiap bait, diam menjadi bahasa yang paling jujur—mengungkap cinta, luka, rindu, kehilangan, hingga harapan tanpa perlu banyak kata.
Melalui nuansa sunyi dan kontemplatif, puisi-puisi dalam buku ini mengajak pembaca merenungi ruang-ruang batin yang sering kita abaikan: saat ketika suara terlalu keras untuk mengerti, dan diam justru menjadi satu-satunya jalan untuk memahami.
Buku ini bukan sekadar bacaan, tapi perjalanan—menelusuri emosi yang lembut namun dalam, getir namun indah. Sebuah karya bagi siapa pun yang pernah memilih diam sebagai bentuk paling kuat dari pernyataan.








Ulasan
Belum ada ulasan.