Buku Dari Diam Menjadi Berani: Strategi Guru Mengubah Murid Pasif Menjadi Pembelajar Kritis dan Aktif hadir sebagai refleksi dan panduan praktis bagi para guru yang kerap menghadapi ruang kelas yang sunyi, murid yang enggan bertanya, serta pembelajaran yang berjalan satu arah. Keheningan di kelas sering kali bukan pertanda murid memahami pelajaran, melainkan cermin dari rasa takut, kurang percaya diri, dan budaya belajar yang belum memberi ruang bagi keberanian berpikir.
Melalui pendekatan yang humanis dan kontekstual, buku ini mengajak guru memahami akar kepasifan murid dari berbagai sisi—psikologis, sosial, budaya sekolah, hingga praktik pembelajaran yang kurang berpihak pada murid. Penulis tidak hanya mengulas teori, tetapi juga menyajikan strategi nyata untuk mengubah kelas menjadi ruang aman, dialogis, dan menumbuhkan keberanian murid dalam berpikir kritis dan aktif.
Pembaca akan diajak menelusuri peran guru sebagai fasilitator pembelajaran, pembangun iklim kelas yang positif, serta teladan dalam berpikir reflektif. Beragam strategi seperti pertanyaan bermakna, diskusi kolaboratif, pembelajaran berbasis masalah dan proyek, hingga penilaian yang mendorong proses berpikir dibahas secara aplikatif dan relevan dengan realitas sekolah.
Lebih dari itu, buku ini menekankan pentingnya konsistensi dan kolaborasi seluruh ekosistem Pendidikan guru, kepala sekolah, dan orang tua dalam menumbuhkan budaya berpikir kritis yang berkelanjutan. Kelas diposisikan bukan sebagai ruang takut, melainkan ruang tumbuh yang memanusiakan murid dan menghargai proses belajar.







Ulasan
Belum ada ulasan.