Industri financial technology (fintech) telah mengubah lanskap layanan keuangan secara fundamental, mulai dari pembayaran digital, pembiayaan peer-to-peer, hingga investasi berbasis robo-advisory. Di tengah pertumbuhan yang pesat ini, banyak pelaku startup fintech menghadapi tantangan besar dalam merancang model bisnis yang tepat, berkelanjutan, dan sekaligus patuh terhadap regulasi yang terus berkembang. Buku “Business Model Canvas pada Industri Fintech: Perspektif Teoretis, Regulasi, dan Praktik di Indonesia” hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut, dengan menghadirkan kerangka analisis Business Model Canvas (BMC) sebagai alat bantu sistematis dalam memetakan dan mengevaluasi model bisnis fintech secara menyeluruh.
Melalui tujuh belas bab yang disusun secara runtut, buku ini mengupas kesembilan elemen BMC mulai dari customer segments, value proposition, channels, customer relationships, revenue streams, key resources, key activities, key partnerships, hingga cost structure dengan mengaitkan setiap elemen pada karakteristik unik ekosistem fintech di Indonesia. Pembahasan tidak berhenti pada tataran teoretis, tetapi diperkaya dengan analisis regulasi dari OJK, Bank Indonesia, dan Kominfo, serta studi kasus nyata dari berbagai kategori fintech seperti payment, lending, insurtech, wealthtech, hingga fintech berbasis blockchain dan DeFi. Satu bab khusus juga membahas integrasi Business Model Canvas dengan teknologi blockchain dan kecerdasan buatan, mencerminkan arah perkembangan industri yang semakin ditopang oleh inovasi digital mutakhir.
Buku ini disusun sebagai rujukan komprehensif bagi mahasiswa, akademisi, peneliti, praktisi, maupun pelaku usaha yang ingin memahami secara utuh bagaimana model bisnis fintech dirancang, dijalankan, dan terus beradaptasi terhadap perubahan teknologi serta regulasi. Dengan memadukan perspektif teoretis, konteks regulasi, dan praktik lapangan, buku ini diharapkan dapat menjadi jembatan antara pengetahuan akademik dan kebutuhan strategis industri, sekaligus mendorong lahirnya inovasi model bisnis fintech yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing di Indonesia maupun kawasan yang lebih luas.








Ulasan
Belum ada ulasan.