ANATOMI KEJAHATAN BERBAHASA DI MEDIA DIGITAL

Rp250.000

PenulisDr. Muhammad Suriani Shiddiq, S.Ag., S.Ikom., M.Si., Muhajira Ahmad, S.I.Kom, Siti Sarah Megawati, S.S., M.M., Dr. Daulat Marulitua Tambunan, M.Th., M.Pd.
Tahun TerbitJuli 2026
Jumlah halaman260
Ukuran kertas15.5 x 23
Jenis kertasBookpaper
ISBN/No.Reg978-634-242-908-2
Kategori:

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi dalam ekosistem siber telah mengubah fungsi bahasa secara radikal. Bahasa tidak lagi sekadar menjadi alat transmisi informasi yang netral, melainkan telah bermutasi menjadi instrumen kekuasaan, ruang kontestasi ideologi, dan bahkan medium kejahatan baru yang sangat kompleks melalui manifestasi kriminalitas verbal (verbal crimes). Buku referensi ilmiah interdisipliner ini hadir sebagai upaya akademis terstruktur untuk membongkar secara komprehensif struktur internal, mekanisme operasional, dan implikasi multidimensional dari penyalahgunaan bahasa di ruang siber.

Buku ini secara mendalam mengintegrasikan empat pilar keilmuan secara harmonis: Linguistik (khususnya Pragmatik dan Analisis Wacana Kritis), Sosiologi Komunikasi Digital, Psikologi Siber, dan Hukum Pidana Siber, yang melebur dalam disiplin kontemporer Linguistik Forensik. Melalui pendekatan yang kritis, empiris, dan sistematis, buku ini membedah berbagai anatomi penyalahgunaan bahasa era informasi, mulai dari hoaks yang terstruktur, ujaran kebencian (hate speech) bermuatan SARA, pencemaran nama baik yang terinsinuasi, hingga modus operandi pembunuhan karakter secara daring (online character assassination).

Nilai kebaruan (novelty) teoretis dari karya ini terletak pada perumusan model analisis teks sengketa digital yang adaptif terhadap komunikasi termediasi komputer (Computer-Mediated Communication), serta strategi menghadapi tantangan kejahatan berbahasa masa depan yang melibatkan kecerdasan buatan generatif (AI Generative). Ditargetkan bagi dosen, peneliti, mahasiswa, serta praktisi hukum seperti penyidik kepolisian, jaksa, dan hakim, buku referensi ini menawarkan rekomendasi formulasi kebijakan hukum yang presisi dan parameter objektif untuk mengukur unsur “niat jahat” (mens rea) di dalam koridor UU ITE dan KUHP Baru demi terwujudnya tata kelola ruang digital yang berkeadilan, edukatif, dan humanis di Indonesia.

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “ANATOMI KEJAHATAN BERBAHASA DI MEDIA DIGITAL”
Keranjang Belanja