Buku ini berisi kumpulan Parikan, semacam pantun namun dalam bahasa Jawa. Dalam buku ini penulis berupaya turut melestarikan sastra Jawa sebagai rasa kesyukuran terlahir di Daerah Istimewa Yogyakarta yang kental dengan seni tradisi adiluhung.
Isi parikan cukup bervariasi, mengingatkan untuk bergaul dengan semua orang tak pilih kasih, menjaga lisan, mengedepankan tatakrama, berbakti kepada orangtua, takdzim kepada guru, dan lain sebagainya. Dalam beberapa parikan, penulis juga mengambil sampiran tokoh wayang sebagai upaya menggiring pembaca tetap mencintai seni tradisi.








Ulasan
Belum ada ulasan.