Buku berjudul Administrasi Pendidikan Islam: Pendekatan Sistematis ini hadir sebagai respon akademik yang komprehensif terhadap kebutuhan akan tata kelola lembaga pendidikan Islam yang profesional, akuntabel, dan berbasis nilai di era disrupsi. Penulis, Iskandar, menguraikan secara mendalam bahwa keberhasilan sebuah madrasah, pesantren, atau institusi pendidikan Islam tidak hanya ditentukan oleh kualitas pengajaran di ruang kelas, melainkan oleh kekuatan sistem administrasi yang menopangnya. Dengan menggunakan pendekatan sistem, buku ini memandang lembaga pendidikan sebagai sebuah organisme hidup yang dinamis, di mana setiap subsistem—mulai dari kurikulum, sumber daya manusia, kesiswaan, hingga sarana prasarana dan keuangan—harus bekerja secara sinkron dan sinergis untuk mencapai visi luhur pembentukan insan kamil.
Secara sistematis, buku ini terbagi ke dalam sepuluh bab yang saling berkaitan. Bab-bab awal meletakkan dasar filosofis dan teologis yang kuat, menjembatani antara teori manajemen modern dengan prinsip-prinsip profetik seperti itqan, amanah, fathanah, dan syuro. Penulis menegaskan bahwa profesionalisme dalam administrasi adalah bentuk nyata dari keimanan seorang pengelola pendidikan. Selanjutnya, buku ini membahas aspek teknis manajerial yang krusial, seperti strategi integrasi ilmu dalam kurikulum, rekrutmen SDM berbasis nilai (meritokrasi), pengelolaan siklus hidup peserta didik, hingga kemandirian ekonomi melalui optimalisasi ZISWAF. Setiap bagian dilengkapi dengan referensi empiris dan regulasi terbaru, menjadikannya rujukan yang sangat relevan bagi praktisi maupun akademisi (Hidayat & Machali, 2020; Munir, 2022).
Kekuatan utama buku ini terletak pada penekanannya pada aspek evaluasi sistem dan penjaminan mutu internal (SPMI). Penulis mengajak pembaca untuk membangun budaya mutu di lingkungan pendidikan Islam melalui mekanisme muhasabah organisasional yang terukur. Di tengah gempuran globalisasi dan digitalisasi, buku ini menawarkan panduan praktis tentang bagaimana mentransformasi administrasi tradisional menuju administrasi digital yang tetap menjaga marwah dan spiritualitas. Dilengkapi dengan glosarium istilah dan daftar pustaka yang kaya, buku ini diharapkan dapat menjadi kompas bagi para pimpinan madrasah, pengasuh pesantren, mahasiswa pascasarjana, serta pengambil kebijakan dalam merancang masa depan pendidikan Islam yang unggul, kompetitif, dan bermartabat di mata dunia. Ini adalah karya yang mengajak kita untuk percaya bahwa dengan keteraturan (nizhom), kejayaan peradaban Islam akan kembali terpancar melalui rahim pendidikan yang dikelola dengan penuh integritas dan keahlian (Zamroni, 2021; Suhardan, 2021).








Ulasan
Belum ada ulasan.