Pemerintahan lokal menghadapi tantangan yang semakin kompleks seiring dengan perubahan sosial, politik, ekonomi, lingkungan, dan perkembangan teknologi. Kondisi tersebut menuntut pemerintah daerah untuk tidak hanya mengandalkan mekanisme birokrasi konvensional, tetapi juga mengembangkan tata kelola yang adaptif, responsif, kolaboratif, dan inklusif.
Buku Adaptive Local Governance mengkaji konsep dan praktik tata kelola pemerintahan lokal melalui berbagai perspektif, mulai dari dimensi kelembagaan, sosial, politik, dan organisasi hingga tata kelola perkotaan, perdesaan, pemberdayaan masyarakat, serta kebijakan inklusif. Pembahasannya menekankan pentingnya partisipasi masyarakat, kolaborasi antarpemangku kepentingan, pemanfaatan pengetahuan lokal, dan inovasi kebijakan dalam menghadapi dinamika perubahan.
Melalui pendekatan multidimensional, buku ini mengajak pembaca memahami bahwa keberhasilan pemerintahan lokal tidak hanya ditentukan oleh kapasitas birokrasi, tetapi juga oleh kemampuan membangun kepercayaan, merespons kebutuhan warga, serta menciptakan kebijakan yang adil dan berkelanjutan.
Buku ini menjadi referensi bagi mahasiswa, akademisi, peneliti, praktisi pemerintahan, dan pembuat kebijakan yang ingin memperdalam pemahaman tentang tata kelola pemerintahan lokal. Lebih dari sekadar kajian konseptual, buku ini diharapkan dapat mendorong lahirnya gagasan dan praktik pemerintahan yang lebih adaptif, partisipatif, kolaboratif, dan mampu menjawab tantangan masa depan.




Ulasan
Belum ada ulasan.