Tuhan …
Aku bersimpuh padaMu
Di titik ke-57 tahun perjalanan
Melangkah, menapakkan jejak
Di kehidupan dunia fana
***
Menulis adalah dunia yang mengasyikan. Bayangkan, bila hanya duduk di teras rumah saja bisa melahirkan tulisan. Evie Suryani Pohan yang saya kenal memang perempuan yang tekun mengabadikan apa saja sebagai penanda jejak kehidupannya. Lima puluh tujuh (57) puisi yang tertulis di sini menjadi bukti bagaimana Evie menjalani jejak waktunya. Buku yang indah untuk kita baca dan renungi. Meski hidup tak selalu indah, tetapi rasa syukur akan membuat yang kelabu pun tetap sarat makna, seperti kepingan puisi Sedang Mendung: – Mendung menggumpal kaku/ Kuseka butir air dengan lembut/ Terasa dingin kerontang–
- RWilis – Ketua Perlima, Perempuan Penulis Padma.








Ulasan
Belum ada ulasan.