Buku ini lahir dari kesadaran bahwa literasi teknologi telah menjadi kebutuhan mendasar sejak jenjang sekolah dasar di tengah perkembangan teknologi global yang begitu cepat. Melalui konsep “Bengkel Elektronika Cilik”, penulis menghadirkan gagasan pembelajaran yang mentransformasi ruang kelas menjadi laboratorium eksplorasi sains fisika dan arus searah yang aktif, kreatif, dan menyenangkan.
Materi dalam buku disusun secara komprehensif, mulai dari landasan teori elektronika dasar, pengelolaan bengkel yang aman dan terstruktur, hingga penerapan pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning). Peserta didik tidak hanya memahami konsep listrik secara teoretis, tetapi juga terlibat langsung dalam proses merancang, merakit, dan menguji karya sederhana yang aplikatif.
Keunggulan utama buku ini terletak pada pendekatan Edu-Recycle, yakni inovasi pembelajaran yang memanfaatkan barang bekas sebagai media praktik. Pendekatan ini tidak hanya menumbuhkan kreativitas dan kepedulian lingkungan, tetapi juga mengajarkan pemecahan masalah, kolaborasi, dan kemandirian. Di dalamnya juga terintegrasi aspek manajemen, pedagogi, serta kepemimpinan pendidikan agar program literasi teknologi dapat dijalankan secara berkelanjutan di lingkungan sekolah.
Buku ini diharapkan menjadi panduan inspiratif bagi guru, kepala sekolah, dan praktisi pendidikan dalam menyiapkan generasi yang melek teknologi, berpikir logis, serta siap menghadapi tantangan abad ke-21. Melalui fondasi pemahaman listrik sejak dini, pendidikan Indonesia diajak untuk menyalakan semangat inovasi demi masa depan yang lebih cerah.








Ulasan
Belum ada ulasan.