Sampah bukan sekadar urusan membuang, tetapi soal kebiasaan, komunikasi, komunitas, dan masa depan lingkungan. Melalui riset lapangan, buku ini menunjukkan bagaimana literasi komunikasi digital, difusi inovasi, dan partisipasi masyarakat dapat mengubah bank sampah menjadi gerakan sosial yang hidup dan berdampak.
Ditulis dengan bahasa yang mengalir dan mudah dipahami, buku ini memadukan data, pengalaman lapangan, serta gagasan praktis untuk membantu pembaca melihat bahwa perubahan besar sering dimulai dari kebiasaan kecil yang dilakukan bersama.
Buku ini relevan bagi mahasiswa, akademisi, pegiat lingkungan, komunitas, pemerintah daerah, dan pembaca umum yang ingin membangun perubahan sosial yang lebih berkelanjutan.







Ulasan
Belum ada ulasan.