MEMBANGUN KPH DIGITAL: Integrasi Berpikir Sistem, AI, dan Agentic AI untuk Pengelolaan Hutan Lestari

Rp1.000.000

PenulisDr Budi Kuncahyo
Tahun TerbitAgustus 2026
Jumlah halaman3435
Ukuran kertas21 x 29,7
Jenis kertasBookpaper
ISBN/No.Reg-
Kategori:

Kesatuan Pengelolaan Hutan memegang peran penting sebagai pengelola yang berhadapan langsung dengan kondisi ekosistem, masyarakat, pelaku usaha, dan berbagai persoalan di tingkat tapak. Namun, keterbatasan data, sumber daya manusia, infrastruktur, anggaran, serta koordinasi sering menghambat pengambilan keputusan yang cepat dan tepat. Data inventarisasi, tutupan hutan, kebakaran, biodiversitas, rehabilitasi, perhutanan sosial, produksi, dan konflik juga masih kerap tersebar dalam sistem yang tidak saling terhubung. Buku ini menawarkan konsep KPH Digital sebagai transformasi kelembagaan dan sistem pengelolaan, bukan sekadar pemindahan dokumen serta formulir ke dalam aplikasi. Berpikir Sistem digunakan untuk memahami hubungan ekologis, sosial, ekonomi, kelembagaan, dan teknologi secara menyeluruh. Artificial Intelligence membantu mengolah data, mengenali pola, mendeteksi perubahan, membuat prediksi, dan menyusun analisis berbasis bukti. Agentic AI menghubungkan data, model, alat, agen spesialis, serta manusia dalam rangkaian perencanaan, tindakan, pemantauan, dan evaluasi yang terkoordinasi. Integrasi ketiganya memungkinkan KPH bergerak dari pengelolaan yang reaktif dan terfragmentasi menuju sistem yang lebih adaptif, responsif, dan terintegrasi.

Pembaca akan menemukan penerapan KPH Digital dalam perencanaan, inventarisasi, tata hutan, silvikultur, produksi lestari, perlindungan, kebakaran, rehabilitasi, biodiversitas, perhutanan sosial, usaha, jasa lingkungan, dan karbon. Uraian mengenai Satu Data KPH, sistem informasi geografis, penginderaan jauh, drone, sensor, dashboard, basis pengetahuan, arsitektur multi-agen, dan sistem peringatan dini disajikan secara sistematis. Tingkat kematangan KPH dijelaskan mulai dari KPH manual, terdigitalisasi, terhubung, berbasis data, cerdas, agentik, hingga adaptif. Aspek etika, keamanan siber, perlindungan data sensitif, guardrails, jejak audit, tingkat otonomi, dan human-in-the-loop juga dibahas untuk memastikan teknologi tetap berada dalam kendali manusia. Buku ini ditujukan kepada pengelola KPH, pemerintah, rimbawan, mahasiswa, akademisi, pengembang teknologi, pendamping masyarakat, pelaku usaha, dan pemerhati kehutanan. Pesan utamanya menegaskan bahwa KPH Digital tidak diukur dari banyaknya aplikasi, melainkan dari kemampuannya mengubah data menjadi pengetahuan, keputusan, tindakan, dan pembelajaran. KPH Digital yang bertanggung jawab tetap menempatkan manusia sebagai penentu tujuan, pemberi persetujuan, pengambil keputusan, serta penanggung jawab akhir. Dengan integrasi Berpikir Sistem, AI, dan Agentic AI, KPH dapat berkembang menjadi pengelola hutan tingkat tapak yang lebih transparan, partisipatif, berdaya lenting, dan mampu mewujudkan pengelolaan hutan lestari bagi generasi mendatang.

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “MEMBANGUN KPH DIGITAL: Integrasi Berpikir Sistem, AI, dan Agentic AI untuk Pengelolaan Hutan Lestari”
Keranjang Belanja