Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara manusia belajar, berkomunikasi, dan membangun pengetahuan. Di tengah transformasi tersebut, pendidikan menghadapi tantangan untuk menyajikan pembelajaran yang relevan bagi generasi digital tanpa mengesampingkan nilai-nilai fundamental. Salah satu inovasi yang semakin berkembang adalah Bring Your Own Device (BYOD), pendekatan pembelajaran yang memanfaatkan perangkat pribadi peserta didik sebagai sarana belajar yang aktif, fleksibel, dan terintegrasi.
Buku Kontekstualisasi BYOD dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam: Landasan Teoretis, Kontekstual, dan Implementatif membahas secara komprehensif konsep, teori, praktik, peluang, tantangan, dan masa depan implementasi BYOD dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Pembahasan mencakup kajian teoretis, filosofis, teologis, pedagogis, psikologis, sosiologis, teknologis, dan kultural, sekaligus mengontekstualisasikan BYOD dengan karakteristik, tujuan, domain kompetensi, dan kebutuhan pembelajaran PAI di era digital.
Keunggulan buku ini terletak pada pembahasan implementatif yang menyajikan berbagai model penerapan BYOD pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadis, Akidah Akhlak, Fikih, Sejarah Kebudayaan Islam, Bahasa Arab, hingga Pendidikan Karakter Islami. Buku ini juga mengulas problematika seperti kesenjangan digital, distraksi teknologi, ketergantungan gawai, cyberbullying, hoaks keagamaan, radikalisme digital, dan isu privasi, yang dianalisis secara kritis beserta solusi berbasis prinsip pendidikan Islam dan literasi digital.
Selain itu, buku ini membahas peran Artificial Intelligence, Generative AI, Learning Analytics, Smart Madrasah, Smart Pesantren, dan visi Pendidikan Islam Digital 2045. Dengan pendekatan integratif dan aplikatif, buku ini menegaskan bahwa teknologi bukan ancaman, melainkan instrumen strategis untuk membangun pembelajaran adaptif, humanis, inovatif, dan berorientasi pada kemaslahatan, sehingga lahir generasi Muslim yang beriman, berilmu, berakhlak mulia, melek teknologi, dan siap menghadapi tantangan peradaban masa depan.








Ulasan
Belum ada ulasan.