Buku berjudul Pendidikan Budi Pekerti Untuk SMA/SMK: Analisis Antara Harapan dan Kenyataan ini hadir sebagai respon kritis terhadap fenomena paradoksal dalam dunia pendidikan Indonesia. Di satu sisi, pemerintah secara masif mendorong penguatan karakter melalui Kurikulum Merdeka dan Profil Pelajar Pancasila. Di sisi lain, realitas sosial menunjukkan eskalasi kasus dekadensi moral, mulai dari perundungan siber (cyber-bullying), intoleransi, hingga krisis integritas di kalangan remaja usia sekolah menengah.
Buku ini secara mendalam membedah anatomi budi pekerti tidak hanya sebagai materi hafalan dalam mata pelajaran, tetapi sebagai sebuah sistem nilai yang hidup (living values) yang seharusnya terintegrasi dalam ekosistem sekolah.
Penulis melakukan pendekatan multidisipliner dengan menggabungkan teori perkembangan moral dari Lawrence Kohlberg dan Thomas Lickona, perspektif neuropsikologi mengenai perkembangan otak remaja, serta nilai-nilai kearifan lokal akhlakul karimah yang relevan dengan konteks Indonesia. Keunggulan buku ini terletak pada analisis gap (kesenjangan) yang tajam antara visi ideal kurikulum dengan implementasi teknis di lapangan. Penulis berargumen bahwa kegagalan pendidikan budi pekerti seringkali berpangkal pada dikotomi antara pengajaran kognitif dan pembiasaan afektif, di mana guru sering terjebak menjadi sekadar “penyampai materi” ketimbang “teladan nilai”.
Selain memetakan problematika, buku ini menawarkan rekonstruksi model pendidikan budi pekerti yang adaptif terhadap era disrupsi digital. Fokus diberikan pada penguatan filter etika dalam penggunaan teknologi dan pembangunan empati sosial di tengah masyarakat yang semakin terfragmentasi.
Target pembaca buku ini adalah dosen, guru, mahasiswa kependidikan, serta pengambil kebijakan yang ingin memahami dinamika pendidikan karakter secara komprehensif. Melalui data empiris dan landasan teoretis yang kokoh, buku ini diharapkan menjadi kompas bagi para pendidik dalam menavigasi tantangan moralitas remaja di abad ke-21.
Dengan gaya bahasa yang sistematis dan akademis, setiap bab dirancang untuk memberikan wawasan teoretis sekaligus solusi praktis bagi pengembangan karakter siswa SMA dan SMK di seluruh Indonesia.








Ulasan
Belum ada ulasan.