Buku ini mengkaji perubahan sosial melalui pendekatan teori sosial dengan fokus pada peran perempuan single sebagai aktor strategis dalam pembangunan. Status single dipandang bukan sebagai keterbatasan, melainkan sebagai potensi keunggulan yang memungkinkan munculnya kepemimpinan yang mandiri, fleksibel, dan berorientasi empati, sehingga mampu memberi kontribusi nyata dalam berbagai sektor kehidupan sosial.
Melalui analisis berbasis konteks Indonesia, buku ini menawarkan pengembangan teori feminis lokal, model kepemimpinan alternatif yang selaras dengan budaya setempat, serta paradigma baru dalam studi gender dan pembangunan. Selain itu, buku ini menekankan pentingnya dukungan sistemik dan kebijakan inklusif yang responsif terhadap keragaman pengalaman perempuan.
Diharapkan, buku ini menjadi referensi pembelajaran, sumber literatur, sekaligus inspirasi bagi perempuan muda untuk terlibat dalam kepemimpinan publik, serta mendorong lahirnya pembangunan yang lebih adil, partisipatif, dan berkelanjutan.








Ulasan
Belum ada ulasan.