Buku ini memuat pengalaman penulis sebagai pegiat literasi dalam membangun dan mengelola komunitas literasi, khususnya Taman Baca Masyarakat (TBM) An Nur Palajau. Melalui kisah nyata di lapangan, pembaca diajak memahami bahwa membangun komunitas literasi bukanlah pekerjaan yang mudah, melainkan membutuhkan perjuangan, pengorbanan, kesabaran, strategi, serta dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah.
Dalam buku ini juga diungkap berbagai tantangan yang kerap membuat komunitas literasi mengalami kemunduran, sekaligus faktor-faktor yang dapat membuat komunitas tetap bertahan dan berkembang, seperti mindset yang kuat, kreativitas, dan inovasi. Penulis menegaskan bahwa keberhasilan tidak selalu diukur dari prestasi nasional, tetapi dari konsistensi dalam melayani masyarakat dan menjaga semangat literasi.
Sebagai penerima Penghargaan Nugra Jasa Dharma Pustaloka (NJDP) dari Perpustakaan Nasional RI, penulis memaknai penghargaan tersebut sebagai amanah untuk terus menggerakkan budaya baca. Buku ini diharapkan dapat menjadi sumber inspirasi dan pembelajaran praktis bagi para pegiat literasi, pengelola komunitas baca, serta siapa pun yang ingin berkontribusi dalam membangun masyarakat yang gemar membaca.








Ulasan
Belum ada ulasan.