Buku Integrasi Keuangan Sosial Islam dan Bisnis: Membangun Kemandirian Ekonomi ala Pesantren membahas upaya penguatan ekonomi umat melalui integrasi keuangan sosial Islam dan aktivitas bisnis berbasis syariah. Buku ini menempatkan zakat, infak, sedekah, dan wakaf sebagai instrumen strategis pemberdayaan masyarakat yang memiliki potensi besar apabila dikelola secara produktif, profesional, dan terhubung dengan kegiatan usaha yang berkelanjutan.
Dengan pendekatan konseptual yang memadukan nilai-nilai keislaman, tata kelola modern, serta pemanfaatan teknologi, buku ini menyoroti peran pesantren sebagai aktor penting dalam pembangunan ekonomi berbasis komunitas. Pesantren dipahami tidak hanya sebagai lembaga pendidikan keagamaan, tetapi juga sebagai pusat penggerak ekonomi yang berakar pada etika syariah dan nilai spiritual, sekaligus adaptif terhadap tantangan sosial-ekonomi kontemporer.
Buku ini relevan bagi akademisi, mahasiswa, praktisi ekonomi syariah, pengelola lembaga keuangan sosial Islam, serta pemerhati pemberdayaan masyarakat. Selain memperkaya diskursus teoretis ekonomi Islam, buku ini juga menawarkan ruang refleksi dan inspirasi dalam merancang model kemandirian ekonomi pesantren yang inklusif, berorientasi pada kemaslahatan, dan berkelanjutan.








Ulasan
Belum ada ulasan.