Buku ini membahas pengembangan model pembelajaran geopariwisata yang mengintegrasikan Virtual Reality (VR) dalam pendekatan Project Based Learning (PjBL). Dalam pendidikan geografi dan pariwisata, mahasiswa perlu memahami fenomena alam, potensi kawasan, serta hubungan bentang alam dengan aktivitas manusia. VR digunakan sebagai media eksplorasi awal agar mahasiswa dapat mengamati destinasi secara imersif melalui visual 360°, sehingga memperoleh gambaran yang lebih mendalam sebelum melakukan analisis. Teknologi VR tidak menggantikan kegiatan lapangan, tetapi memperkuat observasi, memudahkan identifikasi masalah, dan meningkatkan pemahaman spasial. Melalui PjBL, mahasiswa mengembangkan proyek utama berupa paket wisata geopariwisata, mulai dari analisis destinasi, penyusunan itinerary, pembuatan brosur dan film ODTW, hingga perhitungan biaya. Tahapan pembelajaran mengikuti kerangka George Lucas Educational Foundation, mulai dari merumuskan pertanyaan esensial hingga mempresentasikan hasil.
Selama proses pembelajaran, mahasiswa melakukan diskusi, presentasi, kajian literatur, dan eksplorasi VR sebagai sumber utama. Dosen berperan memberikan arahan, umpan balik, dan pendampingan. Integrasi VR dan PjBL terbukti meningkatkan pemahaman konsep geografi, kemampuan analisis kawasan, serta keterampilan kolaborasi dan kreativitas, sehingga menghadirkan pengalaman belajar yang lebih modern dan kontekstual.








Ulasan
Belum ada ulasan.