Anisa, seorang siswi kelas 3 SMK, berjuang keras menyeimbangkan aktivitas sekolah dan persiapan ujian demi meraih beasiswa di Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta. Sebagai anak pertama dari keluarga sederhana, Anisa sangat ingin melanjutkan pendidikan dan mewujudkan cita-citanya menjadi psikolog.
Namun, perjuangannya bukan tanpa tantangan. Ayah Anisa, meski bangga dan yakin dengan kemampuan putrinya, merasa berat merestui keputusan itu. Ia khawatir dengan biaya kebutuhan hidup di luar kota serta keselamatan Anisa yang harus hidup jauh dari keluarga. Di sisi lain, sang ibu dan adik laki-lakinya—yang masih SMP—terus memberikan dukungan penuh agar Anisa bisa menggapai mimpinya.
Di tengah dilema restu ayah dan keterbatasan ekonomi, Anisa harus membuat pilihan: bertahan dengan impiannya atau merelakan harapannya demi menjaga ketenangan keluarga. Akankah Anisa berhasil mendapatkan beasiswa dan meraih restu ayahnya di saat yang bersamaan?








Ulasan
Belum ada ulasan.