Pendidik utama dan pertama adalah seorang ibu. Pendidikan dari sosok ibu dimulai sejak- dalam kandungan. Hinga dewasanya, pendidikan dan asuhan ibu tak pernah terlepaskan. Duka tiada dirasa, suka bahagia jadi harapan bersama. Kecil ditimang, dewasa nan membanggakan. Cinta dan kasih sayang diberikan seutuhnya. Kelahiran yang dinanti, masa kanak penuh kasih, tiba remaja penuh harap tinggi cita. Do’a nan dilantun tiap waktu dimanapun berada. Hanya Tuhan Rabb maha segalanya, membimbing jua mengiringi langkah menempuh capaian cita-cita.
Kumpulan puisi ini menggambarkan kebahagiaan bersama dua putri gadis yang membahagiakan. Menjadi permata yang sangat berharga ditengah keluarga. Pembawa cahaya kebahagiaan.
Berjuta harap kumpulan puisi ini dapat membuka lembaran lama pagi para pembaca, mengenang kasih dan sayang bunda yang telah diberikan kepada kita dengan tanpa harap balas jasa.








Ulasan
Belum ada ulasan.